Universitas Dinamika Perkuat Langkah Menuju Pemeringkatan Dunia melalui Times Higher Education

Universitas Dinamika terus memperkuat komitmennya dalam memperkuat langkah menuju pemeringkatan dunia melalui Times Higher Education, dengan tetap menjaga dan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi sekaligus memperluas pengakuan di tingkat internasional. Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui kegiatan sharing knowledge mengenai Times Higher Education (THE) yang diselenggarakan pada Jumat, 17 Juli 2026, di Ruang Academia Universitas Dinamika.

Kegiatan ini menghadirkan Prof. Nadi Suprapto, S.Pd., M.Pd., Ph.D., pakar pendidikan tinggi dan pemeringkatan perguruan tinggi dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa), sebagai narasumber utama. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Rektor Universitas Dinamika, Wakil Rektor I, II, dan III, para dekan, ketua program studi, kepala bagian terkait, termasuk Ketua Program Studi S1 Pendidikan Teknologi Informasi (PTI).

Universitas Dinamika terus memperkuat komitmennya dalam memperkuat langkah menuju pemeringkatan dunia melalui Times Higher Education, dengan tetap menjaga dan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi sekaligus memperluas pengakuan di tingkat internasional.

Dalam paparannya, Prof. Nadi menjelaskan bahwa Times Higher Education (THE) merupakan salah satu lembaga pemeringkatan perguruan tinggi paling bergengsi di dunia yang menjadi rujukan berbagai institusi pendidikan tinggi. Berbeda dengan pemeringkatan yang hanya menitikberatkan pada reputasi akademik atau jumlah publikasi ilmiah, THE menilai kualitas perguruan tinggi secara lebih komprehensif, mencakup mutu pembelajaran (teaching), kualitas penelitian (research environment), dampak penelitian (research quality), keterlibatan internasional (international outlook), hingga kontribusi terhadap industri dan masyarakat (industry engagement).

THE Impact Rankings

Lebih lanjut, Prof. Nadi memperkenalkan THE Impact Rankings, sebuah skema pemeringkatan yang mengukur kontribusi nyata perguruan tinggi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) yang dicanangkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Melalui pemeringkatan ini, perguruan tinggi tidak hanya dinilai dari capaian akademiknya, tetapi juga dari dampak yang diberikan bagi masyarakat melalui kegiatan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, tata kelola institusi, hingga berbagai bentuk kemitraan.

Prof. Nadi menjelaskan bahwa terdapat 17 tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) yang menjadi acuan dalam THE Impact Rankings, yaitu tanpa kemiskinan (No Poverty), tanpa kelaparan (Zero Hunger), kehidupan sehat dan sejahtera (Good Health and Well-being), pendidikan berkualitas (Quality Education), kesetaraan gender (Gender Equality), air bersih dan sanitasi layak (Clean Water and Sanitation), energi bersih dan terjangkau (Affordable and Clean Energy), pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi (Decent Work and Economic Growth), industri, inovasi, dan infrastruktur (Industry, Innovation and Infrastructure), berkurangnya kesenjangan (Reduced Inequalities), kota dan permukiman berkelanjutan (Sustainable Cities and Communities), konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab (Responsible Consumption and Production), penanganan perubahan iklim (Climate Action), ekosistem laut (Life Below Water), ekosistem daratan (Life on Land), perdamaian, keadilan, dan kelembagaan yang tangguh (Peace, Justice and Strong Institutions), serta kemitraan untuk mencapai tujuan (Partnerships for the Goals).

Menurut Prof. Nadi, Universitas Dinamika memiliki peluang yang cukup besar untuk berpartisipasi dalam THE Impact Rankings. Berbagai program pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, inovasi, serta kerja sama yang selama ini telah dijalankan menunjukkan kontribusi nyata terhadap beberapa tujuan SDGs.

Lebih dari sekadar mengejar peringkat internasional, Prof. Nadi menekankan bahwa mengikuti THE merupakan upaya membangun budaya mutu di lingkungan perguruan tinggi. Salah satu aspek penting adalah kemampuan institusi dalam mendokumentasikan seluruh aktivitas tridarma dan dampaknya secara sistematis. Menurutnya, banyak perguruan tinggi sebenarnya telah melaksanakan berbagai kegiatan yang relevan dengan SDGs, namun belum terdokumentasi secara optimal sehingga kontribusinya belum terlihat dalam proses penilaian.

“Perguruan tinggi sering kali sudah melakukan banyak hal yang mendukung SDGs. Tantangan kita bukan hanya melaksanakan program, tetapi juga bagaimana seluruh kegiatan tersebut terdokumentasi dengan baik sehingga dampaknya dapat dibuktikan melalui data,” jelas Prof. Nadi.

Semangat tersebut mendapat dukungan penuh dari Rektor Universitas Dinamika. Dalam arahannya, Rektor menyampaikan bahwa keikutsertaan Universitas Dinamika dalam Times Higher Education Impact Rankings merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas institusi sekaligus memperkuat reputasi universitas di tingkat internasional. Menurutnya, berbagai aktivitas tridarma yang selama ini telah dijalankan merupakan modal penting yang perlu dipetakan dan diselaraskan dengan indikator-indikator SDGs.

Budaya Dokumentasi dan Publikasi di Prodi PTI

Bagi Program Studi S1 Pendidikan Teknologi Informasi (PTI), kegiatan ini menjadi momentum untuk semakin memperkuat budaya dokumentasi dan publikasi berbagai aktivitas tridarma yang memberikan dampak bagi masyarakat. Ketua Program Studi S1 PTI, Tri Sagirani, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa salah satu tindak lanjut yang perlu dilakukan setiap program studi adalah mendokumentasikan setiap kegiatan yang memiliki kontribusi terhadap pencapaian SDGs.

“Selama ini sebenarnya banyak kegiatan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, maupun kerja sama yang telah dilakukan dan memberikan dampak nyata. Tantangannya adalah bagaimana setiap kegiatan tersebut terdokumentasi dengan baik serta dikaitkan dengan indikator SDGs yang relevan. Di Prodi S1 Pendidikan Teknologi Informasi, kami sudah mulai membangun budaya tersebut melalui publikasi berbagai kegiatan di website program studi. Ke depan, hal ini akan menjadi perhatian yang lebih besar sehingga setiap kegiatan yang kami laksanakan tidak hanya terdokumentasi dengan baik, tetapi juga dapat dipetakan kontribusinya terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan,” ungkap Tri.

Menurut Tri, langkah tersebut tidak hanya mendukung kesiapan Universitas Dinamika dalam mengikuti THE Impact Rankings, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya akademik yang berorientasi pada dampak (impact-oriented university). Dokumentasi yang baik akan memperlihatkan bagaimana berbagai inovasi yang dihasilkan sivitas akademika memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat kontribusi Universitas Dinamika dalam mendukung pencapaian SDGs.

Universitas Dinamika terus memperkuat komitmennya dalam memperkuat langkah menuju pemeringkatan dunia melalui Times Higher Education, dengan tetap menjaga dan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi sekaligus memperluas pengakuan di tingkat internasional.

Kegiatan sharing knowledge ini menjadi langkah awal bagi Universitas Dinamika dalam membangun pemahaman bersama mengenai pentingnya pemeringkatan internasional yang berorientasi pada dampak. Lebih dari sekadar mengejar posisi dalam daftar perguruan tinggi dunia, keikutsertaan dalam THE Impact Rankings diharapkan mampu mendorong seluruh sivitas akademika untuk terus menghasilkan inovasi yang bermanfaat, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta menghadirkan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan berkelanjutan. Bagi Prodi S1 Pendidikan Teknologi Informasi, semangat tersebut menjadi pengingat bahwa setiap karya, kegiatan, dan inovasi yang dihasilkan akan memiliki nilai yang lebih besar ketika mampu memberikan dampak bagi masyarakat dan terdokumentasi sebagai bagian dari kontribusi menuju tercapainya Sustainable Development Goals (SDGs).

Post Views : 154 View
Scroll to Top